Dentingan piano

berirama sedih

Menghampiri hati

yang tengah terluka

 

Jiwa yang hampa

Rasa yang hambar

Lambat laun bertanya

Untuk apa rasa ini ada?

 

Tak mengerti apa yang

terlukis dalam hati

Terluka,

namun tak diakhiri

 

Kini ku kembali

Namun, kepingan hati

Sulit diobati

Advertisements

4 thoughts on “Luka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s