Bayangan matahari mulai menghilang dari pandangan. Disaat yang sama, seorang wanita memandangi langit yang mulai gelap dengan tatapan kosong. Linda Lee, seorang mahasiswi jurusan fashion design di London College of Fashion. Kepalanya dipenuhi dengan berbagai macam pikiran dan membuatnya memenjamkan mata sejenak.

“Setidaknya aku bisa menenangkan pikiranku”, gumamnya. Namun, itu tidak membantunya sama sekali. Ketika memejamkan matanya, hanya wajah orang itu yang ada di pikirannya. Seolah-olah, orang itu ada di hadapannya. Rasa sakit itu datang lagi kepadanya. Tanpa disadari, air mata sudah membasahi wajahnya.

***

John Bolton, pria yang sangat ia cintai. Pria yang sudah membuat banyak kenangan bersamanya. John adalah seniornya di universitas dan mereka adalah pasangan yang populer di kalangan junior mereka. Ketika Linda ada di library, John ada di situ. Ketika Linda ada di cafeteria, disitu juga ada John. Kemanapun, mereka selalu bersama-sama. Pergi dan pulang kuliah berdua seperti tidak ada yang bisa memisahkan mereka.

“Linda, ada yang ingin ku bicarakan”, kata John dalam telepon. “Apa itu?”, jawab Linda. “Jadi..”, sebelum John menyelesaikan kalimatnya, “Apakah itu tentang seberapa besar cintamu padaku?”, kata Linda. “Bukan dear, memang aku sangat mencintaimu tapi ada hal lain yang ingin ku bicarakan”, jawab John. “Bolehkan aku datang ke rumah?”, lanjutnya. “Tentu boleh dear, aku akan menunggumu dan membuatkanmu kopi. Cepat datang sebelum kopinya dingin”, jawab Linda. “Yes dear, I’ll come right away”, jawab John dan ia menutup teleponnya.

Ding dong

Suara bel pintu berbunyi. “Sebentar!”, kata Linda. Ia baru saja membereskan apartemen kecilnya itu. Tugas design ada dimana-mana dan ia belum sempat membereskannya. Tapi karena John akan datang, ia membereskannya secepat kilat. Walau sebenarnya, belum terlalu beres. “Tapi sudahlah, yang penting sudah sedikit rapi”, pikirnya.

Linda berjalan mendekat ke pintu apartemennya. Dan ketika ia membuka pintu, pria yang dicintainya tidak sendiri. Ia ditemani dengan sebuah teddy bear dan satu buket bunga lily kesukaannya. “Hey dear, for you”, kata John sambil memberikannya kepada Linda. “Okay, I’m speechless. Thanks dear!”, jawab Linda dan langsung memeluk John. “Come on, kopinya masih hangat”, lanjut Linda.

“Silahkan, Kopi Expresso pesanan anda Pak. Selamat menikmati.” Linda menaruh kopi di meja dan bertingkah seolah ia seorang pelayan di café. John hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala dan tersenyum. Wajar baginya melihat tingkah kekasihnya itu. Linda duduk berhadapan dengan John. Lalu,  John meminum kopi itu dan sambil tersenyum ia berkata, “Hangat dan enak seperti biasanya.”

“Tentu saja, siapa lagi yang bisa membuatkan kopi seenak yang kubuat? Aku rasa tidak ada.”, gumam Linda dengan senyum puas dan bangga. John tertawa dan berkata, “Ya, baiklah, hanya Linda Lee yang bisa membuatkan kopi yang sangat enak di dunia ini!” Mereka tertawa bersama, tawa mereka memenuhi ruangan itu.

Okay, jadi apa yang ingin kau bicarakan?”, tanya Linda. Wajah John berubah menjadi muram. “Ada apa dear?”, lanjut Linda. John berdiri dan menghampiri Linda. Ia menarik Linda dari kursi secara perlahan dan membuat Linda berdiri berhadapan dengan dirinya. Ia memandangi wajah Linda lalu memeluknya dengan erat. Linda bingung namun ia membalas pelukan John. Mereka berpelukan tanpa berbicara apa-apa. Lalu, ia mencium kening Linda. “Dear, ada apa?”, tanya Linda lagi.

John melepaskan pelukannya dan hanya tersenyum kepada Linda. Ia tersenyum tetapi kedua matanya tidak. Matanya menunjukkan kesedihan yang dalam. Seolah, air mata akan keluar tanpa hitungan detik. John kembali ke kursinya dan menghela nafas.

“Berakhir.” Linda memandangi John dengan tatapan bingung. “Apa maksudmu?”, jawab Linda.

“Berakhir. Kau dan aku, kita, berakhir.”

 

 

to be continued

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s